Luka gigitan berasal dari gigitan manusia atau hewan dan seringkali menyebabkan infeksi karena bakteri yang masuk saat gigitan. Air liur penggigit atau bakteri kulit pasien dapat masuk ke jaringan yang lebih dalam melalui tusukan, terutama pada luka kecil yang sulit dibersihkan secara menyeluruh.
Gejala
Luka gigitan dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, dan hangat di sekitar area yang terkena. Luka tersebut dapat mengakibatkan keluarnya nanah dan nyeri tekan. Dalam kasus yang lebih parah, gigitan dapat merusak sendi atau tendon, menyebabkan komplikasi tambahan. Demam atau menggigil dapat mengindikasikan infeksi yang lebih luas.
Penyebab
Infeksi biasanya disebabkan oleh bakteri seperti Streptococcus dan Staphylococcus. Bakteri dari mulut atau gigi penggigit masuk ke dalam jaringan. Luka tusuk kecil, seperti yang berasal dari gigitan kucing, sangat rentan terhadap infeksi.
Pengobatan
Pengobatan mungkin melibatkan irigasi luka, terkadang memerlukan pembesaran untuk pembersihan menyeluruh. Antibiotik sering diresepkan, baik secara topikal, oral, atau intravena untuk kasus yang lebih parah. Debridement, atau pemotongan bedah jaringan yang terinfeksi, terkadang diperlukan. Luka sering dibiarkan terbuka pada awalnya untuk memungkinkan drainase yang tepat sebelum dijahit kemudian oleh spesialis tangan.